Lintas Suara: Eksplorasi Post-Rock Under The Big Bright Yellow Sun di Teater Salihara.
- Under The Big Bright Yellow Sun UTBBYS

- 17 Jan
- 2 menit membaca
Oleh : Eka Fitriani Larasati

Menghadirkan pengalaman pertunjukan musik yang intim, melalui eksplorasi instrumen Post Rock yang hangat, dinamis, dan penuh energi di Teater Salihara.
Bandung, Januari 2026 – Terkadang kita membutuhkan komunikasi tanpa kata, melainkan melalui getaran frekuensi dan atmosfer yang menyelimuti ruang.
Melalui program “Lintas Suara”, Salihara Arts Center berkolaborasi dengan Beyond Production menghadirkan unit post-rock asal Bandung, Under The Big Bright Yellow Sun (UTBBYS) yang akan diselenggarakan di Teater Salihara pada hari Jum’at, 30 Januari 2026.
Pertunjukan ini akan menjadi panggung eksplorasi instrumen yang hangat, dinamis, dan penuh energi di Teater Salihara.
Bagi UTBBYS, musik instrumental adalah ruang bagi pendengar untuk menjadi penulis narasinya sendiri. Tanpa dikte lirik, audiens dibiarkan bebas menjelajahi setiap lembah ambient dan puncak distorsi untuk menemukan makna yang paling relevan dengan perasaan mereka.
Melodi nirvokal ini mengambil alih peran bahasa untuk menceritakan apa yang sering kali gagal diungkapkan oleh kata-kata. Dalam balutan instrumen yang berlapis, pendengar diajak untuk sejenak melepaskan bisingnya pikiran dan kembali pada kemampuan dasar manusia: merasakan.
Eksklusivitas dalam Keintiman Teater Salihara
Berdiri pada 2007, UTBBYS (Yadi Musholih, Adin Dimyati, Rizal Januar, Ferdian Yuren, dan Harry Pangabdian) dikenal sebagai arsitek suara. Menggunakan tiga gitar sebagai pilar utama, mereka membangun gedung-gedung emosi melalui efek ambient yang megah namun tetap berpijak pada dinamika bass dan drum yang intens.
Reputasi mereka yang telah menjangkau panggung Singapura hingga Australia menjadi bukti bahwa bahasa musik mereka bersifat universal.
Berbeda dengan konser masif pada umumnya, penampilan UTBBYS di Lintas Suara menawarkan keintiman eksklusif.
Teater Salihara dirancang dengan akustika yang presisi, memastikan setiap detail bunyi bahkan petikan gitar paling lirih sekalipun dapat terdengar jernih tanpa ada frekuensi yang hilang. Desain teknis ini memungkinkan pesan emosional dari instrumen sampai secara utuh ke telinga pendengar.
Di dalam ruang yang intim ini, tercipta koneksi tanpa jarak. Penonton tidak hanya melihat pertunjukan, tetapi merasakan langsung energi fisik dan emosional yang dikerahkan para personel UTBBYS saat mereka memainkan instrumennya secara intens.
Seluruh pengalaman ini hadir melalui kurasi tanpa kompromi oleh tim Beyond Production yang telah berpengalaman puluhan tahun, menjamin sebuah pertunjukan dengan standar estetika yang terjaga dan kualitas musikalitas yang matang.
Tentang Salihara Arts Center
Berdiri sejak 2008, Salihara Arts Center adalah pusat seni multidisiplin yang menjadi wadah bagi kebebasan berpikir dan karya-karya garda depan. Melalui kurasi yang ketat, Salihara terus merawat ekosistem seni yang kritis dan inovatif di Indonesia.
Tentang Beyond Production
Aktif sejak 2011, Beyond Production konsisten menjadi kompas bagi musisi independen untuk mendapatkan panggung prestisius yang layak bagi idealisme mereka, sekaligus menghubungkan karya-karya kuratorial dengan audiens yang lebih luas.
Tempat dan Waktu
Teater Salihara, Jum’at, 30 Januari 2026.
Informasi Tiket
Kontak Media
Udjie : +62 8131 300 5273 / utbbys@gmail.com
Instagram : @utbbys
###
Komentar